Kamis, 01 November 2012

kronologi tragedi balinuraga di lampung

Kronologi Kerusuhan Antar Desa Di Lampung - Indonesia kembali didera berita kurang mengenakan. Kali ini terjadi bentrok (lagi) atau kerusuhan antar desa yang terjadi di Lampung bahkan sampai mengakibatkan korban jiwa dan beberapa rumah di bakar. Diduga bentrok di lampung disebabkan permasalahan yang berawal dari pelecehan. Info lebih lengkapnya sobat terlambat bisa membaca berita terbaru kronologi bentrok antar desa yang terlambat.info dapatkan dibawah ini.


Kerusuhan Lampung Oktober 2012
Ribuan warga terlibat penyerangan dan pembakaran rumah di Desa Balinuraga, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan

Kronologi (Konflik) Bentrok Antar Desa Oktober 2012


Bentrok warga antardesa yang memakan korban jiwa serta harta benda kembali terjadi di Provinsi Lampung.

Kali ini Konflik di Lampung dipicu dugaan pelecehan seks yang menimpa dua gadis remaja. Akibat bentrok, 3 warga tewas (update jadi 14 orang), seorang kritis, dan 8 rumah dibakar massa. Minggu (28/10) dinihari.
Keributan terjadi antara warga Desa Agom dan Desa Balinuraga, di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Kronologi kejadian  amuk massa itu berawal Sabtu (27/10) malam saat 2 gadis remaja dari Desa Agom, Nu, 19, dan Em, 18, yang melintas di Desa Balinuraga,  jatuh dari motor.
Kedua gadis ini bukannya mendapatkan pertolongan dari para pemuda yang nongkrong di desa itu malah dilecehkan dengan cara dicolek-colek tubuhnya.

Tidak terima diperlakukan tak senonoh membuat kedua gadis ini melapor kepada kedua orangtuanya. Kemudian ratusan warga Agom menyerang  Desa Balinuraga.
Ternyata  pada saat diserang, warga Desa Balinuraga sudah siap dengan sejumlah tombak yang langsung dihujamkan ke arah penyerangnya. Akibat ayunan tombak ini  menewaskan tiga penyerang dari Desa Agom  dan 1 orang sekarat. Korban tewas Yahya, 40, Marhadan, 35, dan Alwi, 35, sedangkan yang sekarat Ramli.

SEMAKIN PANAS
Massa dari Desa Agom semakin panas setelah mengetahui warganya yang melakukan penyerbuan pada Minggu (28/10) dinihari pukul 03:00 itu terbunuh.
Informasi adanya penombakan itu kontan menyebar luas hingga ke berbagai desa tetangga Desa Agom. Warga pun terbakar emosinya dan   siap membantu menyerang kembali.
Ribuan warga kemudian berkumpul lalu berjalan kaki menyerang Desa Balinuraga di Minggu dinihari itu.

Suasana Desa Balinuraga mencekam, sejumlah rumah warga hangus dibakar massa. Massa melampiaskan emosi dengan merusak dan membakar apa saja yang mereka temui. Desa Balinuraga saat itu sudah ditinggalkan penghuninya menyelamatkan diri. Ada sekitar 8 rumah yang rata dengan tanah dilalap api.

Massa yang membawa senjata tajam dari mulai parang, pedang, golok, clurit, bahkan senapan angin itu, tidak mampu dibendung anggota Brimob yang jumlahnya kalah banyak dibanding jumlah massa.

Bahkan massa juga memblokir jalur lintas tengah Sumatera di antara dua desa tersebut sehingga membuat lalu lintas macet total.

DIJAGA KETAT BRIMOB
Ade, Camat Way Panji, Kalianda, Lampung Selatan menjelaskan, 3 kompi Brimob sudah bersiaga melakukan pengamanan di Desa Balinuraga yang diserang warga tetangganya.
Sementara Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistianingsih, mengatakan 600 anggota Brimob dari Polda Lampung dibantu TNI sudah dikerahkan melakukan penjagaan ketat di Desa Balinuraga maupun Desa Agom.

“Polisi berusaha memenangkan warga dan membuat susana kondusif di kedua desa tersebut. Para tokoh masyarakat sudah dikumpulkan untuk mencegah kerusuhan meluas. Pelaku pembunuhan maupun pembakaran akan ditindak tegas,” kata AKBP Sulis.




Update Berita Terbaru Konflik Lampung : Korban 14 Orang Tewas


Total korban meninggal dalam bentrokan antara massa dari Kampung Agom Kecamatan Kalianda dan Desa Balinuraga Kecamatan Way Panji Lampung Selatan sebanyak 14 orang.

Korban Kerusuhan Balinuraga Lampung Selatan

Menurut Kapolres Lampung Selatan AKBP Tatar Nugroho mengatakan, bahwa empat korban merupakan korban meninggal pada saat bentrokan hari Minggu (28/10/2012) lalu. Sedangkan 10 korban merupakan korban meninggal pada saat bentrokan hari Senin (29/10/2012) kemarin.

"Saat bentrok hari Minggu lalu ada tiga korban meninggal dan satu kritis di RS Bandar Lampung. Senin kemarin korban yang kritis tersebut juga meninggal dunia," paparnya.
Tatar menambahkan, empat korban merupakan massa dari pihak kampung Agom. Sedangkan 10 korban merupakan massa dari kampung Balinuraga. Saat ini beberapa korban jiwa masih diindentifikasi.

Semoga bentrok di Lampung Oktober 2012 ini menjadi KONFLIK yang terakhir di Indonesia. Semoga kita bisa tetap damai dan para warga di Lampung serta kota lain bisa hidup tentram.


Referensi : PosKotaNews.com
Description: Kronologi Kerusuhan Antar Desa Lampung

32 komentar:

  1. Media gk pernah bs transparan..!!
    ratusan bang yang mati pada bentrok itu, hampir smua korban itu warga desa balinuraga !!
    berita taek kalau korban cm 14 orang !!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apa iya bang..jumlah nya sekitar berapa bang..?

      Hapus
  2. emang korban nya nerapa banyak pak?dan anda tau dari mana?

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Wkwk apa namanya hindu yg suka colek2 perempuan yg kena musibah? Ya wajar lah ngga di ajarin jg ya sama agamanya

      Hapus
    2. Jgn bawa2 agama, tadinya cuma ribut antar kampung tp suku bali malah bilang kalo mau ngabisin suku lampung, ya wajar kalo semua suku lampung marah, apa lagi bawa2 agama, ntar yg ada perang antar agama, kamu tau kan kalo indonesia mayoritas agama islam,
      Makanya bacot loooo dijaga jgn ngomong seenaknya ..

      Hapus
  4. Bukan islam yg biadab jangan asal mengecap islam biadab

    BalasHapus
  5. Janeki menungso opo boyo,tek caplok-caplok'an

    BalasHapus
  6. Sebagai bangsa nusantara mari kita berdamai dan jangan terpancing emosi..yg salah cepat minta maaf ...jgn seenaknya hidup d negeri org main colek2 org kena musibah

    BalasHapus
  7. Sampah lu ngaku pada beragama tapi bisa bisa nya lu pada ngomong gitu wkwkwk. Kalo lu pada punya tuhan ga akan berani lu pada ngomong sompral kaya gitu,tanyain tuhan lu masing2 apa agama cuman jadi alasan orang bertikai wkwkwk cetek najis

    BalasHapus
  8. tpi emang awal yg suka buat masalah emang bali

    BalasHapus
  9. Org pendatang emang perlu dihajar mantap masyarakat pribumi lampung itu tanah nenek moyang lho pada jangan sampai terdiskriminasi di tanah sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di bali juga sweeping warga pendatang malah gak bakal selesai konfliknya. Komen kamu paling tolol kayaknya....

      Hapus
  10. Emamg gitu gan orang hindu bali di lampung suka menghina islam bahkan merusak acara agama islam milik suku lampung bahkan menggagu adat istiadat setempat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan bikin isu gak bener yang malah membikin panas keadaan... Tolol...

      Hapus
    2. Situ yg tolol..bali bangsat

      Hapus
  11. agama tidak bersalah ,perilaku dan tindakan yg salah ,pinter dikit nape netijen .harusnya itu diproses dan dibicarakan baik2 bisa

    BalasHapus
  12. Cie cie... Ketemuan sana saling cium

    BalasHapus
  13. Dimana bumi dipijak
    Disitu langit dijunjung

    Piil lunik diuncuk badik
    Siri ancak mati

    Hidup Lampung !!

    BalasHapus
  14. Dimana bumi dipijak
    Disitu langit dijunjung

    Piil lunik diuncuk badik
    Siri ancak mati

    Hidup Lampung !!

    BalasHapus